Page 110 - Laporan Tahunan KFC 2025_low22.56
P. 110

ANALISIS DAN PEMBAHASAN MANAJEMEN
                                    Management Discussion and Analysis















        Pengembangan Gerai Tahun 2025                      2025 Outlet Development
        Pada tahun 2025, Perseroan membuka 8 (delapan) gerai   In 2025, the Company  opened  8  (eight)  new outlets of
        baru dengan  berbagai tipe yang tersebar di sejumlah   various  types across  several  regions. In  detail, outlet
        wilayah. Secara rinci,  pengembangan  gerai  pada tahun   development in 2025 was as follows:
        2025 adalah sebagai berikut:

           »  Pengembangan gerai berdasarkan jenis:           »  Outlet development by type:
            •   Free Standing: 6 gerai                         •   Free-standing: 6 outlets
            •   Inline: 1 gerai                                •   Inline: 1 outlet
            •   Box: 1 gerai                                   •   Box: 1 outlet

           »  Pengembangan gerai berdasarkan wilayah:         »  Outlet development by region:
            •   Jabodetabek: 2 gerai                           •   Greater Jakarta: 2 outlets
            •   Sumatera: 1 gerai                              •   Sumatra: 1 outlet
            •   Bali dan Nusa Tenggara: 1 gerai                •   Bali and Nusa Tenggara: 1 outlet
            •   Maluku Papua: 2 gerai                          •   Maluku and Papua: 2 outlets

        Sejalan dengan pembukaan  gerai  baru, Perseroan juga   In line with the opening  of new outlets,  the Company
        melakukan renovasi  gerai untuk  memenuhi  persyaratan   also renovated outlets to meet the general requirements
        umum dan kewajiban dari pihak pemberi waralaba serta   and obligations set by  the franchisor, while enhancing
        meningkatkan kenyamanan konsumen. Pada tahun 2025,   customer comfort. In 2025, 2 (two) outlets were renovated,
        terdapat 2 (dua) gerai yang direnovasi  dan seluruhnya   all of which were major renovations.
        merupakan renovasi mayor.


        Tantangan dan Solusi                               Challenges and Solutions
        Dalam  mengembangkan  usaha  sepanjang tahun 2025,   In carrying out its business development throughout 2025,
        Perseroan menghadapi sejumlah tantangan, terutama   the Company faced  a number of challenges,  primarily
        peningkatan belanja modal yang dipicu oleh inflasi harga   higher capital expenditure driven by construction material
        material  konstruksi  untuk pembangunan  gerai baru.   inflation in the development of new outlets. Rising building
        Kenaikan harga  bahan bangunan  berdampak langsung   material  prices  directly affected development  costs for
        terhadap biaya pembangunan, baik untuk pekerjaan sipil,   civil works, mechanical works, and interior works, thereby
        mekanikal,  maupun interior,  sehingga  meningkatkan   increasing the initial investment required per outlet.
        kebutuhan investasi awal per gerai.
        Selain  itu, Perseroan juga menghadapi  kenaikan biaya   In addition, the Company also faced higher outlet rental
        sewa  gerai, khususnya  pada lokasi-lokasi  strategis   costs, particularly in strategic locations with high traffic
        dengan  tingkat  trafik  yang  tinggi.  Peningkatan  biaya   levels. The increase in rental expenses put pressure on the
        sewa  tersebut  menekan struktur  biaya  operasional  dan   operating  cost structure and had  the potential to affect
        berpotensi memengaruhi tingkat pengembalian investasi.   investment  returns. To maintain competitiveness,  the
        Untuk menjaga daya saing, Perseroan menutup 32 gerai   Company closed 32 outlets in 2025.
        pada tahun 2025.
        Sebagai respons  atas  tantangan tersebut,  Perseroan   In response to these challenges, the Company adjusted its
        melakukan penyesuaian strategi pengembangan melalui   development strategy through outlet design optimization,
        optimalisasi  desain  gerai,  efisiensi  belanja  modal,  serta   capital  expenditure  efficiency  measures,  and  a  more
        pendekatan  yang lebih selektif  dalam  pemilihan lokasi   selective approach to site selection in order to preserve
        guna menjaga profitabilitas jangka panjang.        long-term profitability.












        108                              PT Fast Food Indonesia Tbk | Laporan Tahunan 2025
   105   106   107   108   109   110   111   112   113   114   115