Page 251 - Laporan Tahunan KFC 2025_low22.56
P. 251

perbaikan proses, termasuk penguatan  pelatihan dan   improvements,  including  strengthening  training  and
               kampanye internal, perluasan inisiatif  lingkungan  yang   internal  campaigns,  expanding effective environmental
               efektif, serta penguatan praktik pelaporan transparan dan   initiatives, and reinforcing transparent reporting practices
               mekanisme pengaduan pada aspek tata kelola.        and the whistleblowing  system  within the governance
                                                                  framework.
               Tantangan utama dalam pelibatan pemangku kepentingan   The main  challenge  in  stakeholder  engagement  lies
               adalah menyelaraskan ekspektasi yang beragam dengan   in aligning  diverse  stakeholder expectations  with the
               kompleksitas operasional jaringan gerai serta kebutuhan   operational complexity of a nationwide outlet network and
               efisiensi biaya. Ke depan, Perseroan akan memperdalam   cost-efficiency requirements. Going forward, the Company
               integrasi ESG dalam manajemen risiko serta memperluas   will  further integrate  ESG into its  risk  management
               budaya keberlanjutan agar penerapannya lebih konsisten di   processes  and expand  sustainability  culture to ensure
               seluruh lini operasional. Contoh respons operasional atas   more consistent implementation  across all  operational
               masukan pemangku kepentingan antara lain kelanjutan   lines. Operational responses  to stakeholder  feedback
               dan perluasan program  pengurangan  plastik dalam   include  the continuation  and expansion  of plastic
               pengemasan, penerapan desain gerai ramah lingkungan,   reduction initiatives in packaging, the implementation of
               serta penguatan  kampanye budaya kebersihan  seperti   environmentally friendly outlet designs, and reinforcement
               “Beberes Meja”.                                    of cleanliness culture campaigns such as “Beberes Meja.”

               Efektivitas  pelibatan pemangku kepentingan  dievaluasi   The effectiveness of stakeholder engagement is evaluated
               melalui keterukuran partisipasi, termasuk jumlah pelatihan   through measurable participation indicators, including the
               (termasuk  pelatihan keberlanjutan), serta  pemantauan   number of trainings (including sustainability training), as
               indikator tata kelola seperti pengaduan WBS dan insiden   well  as  governance indicators such as  WBS  complaints
               terkait tata kelola. Evaluasi juga tercermin dari konsistensi   and governance-related incidents.  Evaluation is  also
               implementasi  program  dan kemampuan  Perseroan    reflected  in  the consistency  of  program implementation
               mempertahankan praktik  operasional yang lebih  ramah   and the Company’s  ability  to sustain environmentally
               lingkungan secara berkelanjutan.                   responsible operational practices over time.


               Sebagai bagian  dari  pelibatan  aktif  pemegang  saham,   As part of active shareholder  engagement,  in 2025 the
               pada tahun  2025 Perseroan menyelenggarakan  Rapat   Company held both the Annual  General Meeting of
               Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat      Shareholders  (AGMS) and the  Extraordinary  General
               Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Agenda    Meeting  of Shareholders  (EGMS). Matters  discussed
               yang dibahas dan memperoleh  persetujuan  mencakup   and approved included  the endorsement  of the annual
               pengesahan  laporan tahunan dan laporan keuangan,   and financial reports, updates to the composition of the
               pembaruan  susunan  pengurus,  serta  persetujuan  atas   Company’s  governing  bodies,  and approval  of certain
               aksi korporasi tertentu. RUPS menjadi mekanisme formal   corporate  actions. These  meetings  serve as  formal
               bagi pemegang saham untuk menyampaikan pandangan   mechanisms for shareholders to express their views and
               dan melakukan  pengawasan terhadap kinerja  serta  tata   exercise oversight over the Company’s performance and
               kelola Perseroan.                                  governance.
























                                                 PT Fast Food Indonesia Tbk | Annual Report 2025              249
   246   247   248   249   250   251   252   253   254   255   256