Page 99 - Laporan Tahunan KFC 2025_low22.56
P. 99
Grafik Distribusi dan Pertumbuhan PDB Berdasarkan Lapangan Usaha
Chart on GDP Distribution and Growth by Business Sector
Distrubusi (%) Pertumbuhan (%, c-to-c)
19,07 Industri Pengolahan 5,30
13,17 Perdagangan 5,49
13,10 Pertanian 5,33
9,83 Konstruksi 3,81
8,75 Pertambangan -0,66
6,16 Transportasi & Perdagangan 8,78
4,40 Infokom 8,35
4,11 Jasa Keuangan 3,96
3,00 Adm. Pemerintahan 3,56
2,80 Jasa Pendidikan 4,99
2,68 Akomodasi & makan Minum 7,41
2,24 Real Estat 3,58
2,14 Jasa Lainnya 9,93
1,98 Jasa Perusahaaan 9,10
1,25 Jasa Kesehatan 5,58
1,00 Pengadaan Listrik & Gas 3,10
0,06 Pengadaan Air 0,94
Sejalan dengan ketahanan ekonomi domestik, neraca In line with domestic economic resilience, Indonesia
perdagangan Indonesia mencatatkan surplus kumulatif recorded a cumulative trade surplus of US$41.05 billion
sebesar US$41,05 miliar pada tahun 2025. Kinerja tersebut in 2025. This performance was supported by export
ditopang oleh pertumbuhan ekspor sebesar 6,15% menjadi growth of 6.15% to US$282.91 billion, while imports rose
US$282,91 miliar, sementara impor meningkat 2,83% by 2.83% to US$241.86 billion. The manufacturing sector
menjadi US$241,86 miliar. Sektor industri pengolahan remained the largest contributor to exports, supporting
tetap menjadi kontributor terbesar ekspor, yang the continuation of the trade surplus.
mendukung keberlanjutan surplus perdagangan.
Surplus neraca perdagangan di tengah dinamika The trade surplus, amid dynamic global trade conditions,
perdagangan global turut menopang peningkatan also supported the increase in foreign exchange reserves
cadangan devisa dan memperkuat ketahanan ekonomi and strengthened economic resilience against potential
terhadap potensi guncangan eksternal. Pada tahun 2025, external shocks. In 2025, foreign exchange reserves stood
cadangan devisa tercatat sebesar US$156,5 miliar, yang at US$156.5 billion, supported by tax and services receipts,
didukung oleh penerimaan pajak dan jasa, penerbitan the issuance of government global sukuk, and government
sukuk global pemerintah, serta penarikan pinjaman loan withdrawals.
pemerintah.
Stabilitas ekonomi nasional juga tercermin pada laju inflasi National economic stability was also reflected in annual
tahunan yang terjaga sebesar 2,92%. Inflasi terutama inflation, which remained contained at 2.92%. Inflation
dipengaruhi oleh kenaikan harga emas perhiasan dan was mainly driven by higher prices of gold jewelry and
harga pangan. Inflasi yang tetap berada dalam kisaran food. Inflation remaining within the government’s target
target pemerintah tersebut menunjukkan terjaganya range indicated stable domestic demand amid heightened
stabilitas permintaan domestik di tengah meningkatnya global uncertainty.
ketidakpastian global.
PT Fast Food Indonesia Tbk | Annual Report 2025 97

