Page 393 - Laporan Tahunan KFC 2025_low22.56
P. 393
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT FAST FOOD INDONESIA TBK PT FAST FOOD INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED THE FINANCIAL
KONSOLIDASIAN STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. PIUTANG LAIN-LAIN 5. OTHER RECEIVABLES
Piutang lain-lain pihak ketiga terutama merupakan Other receivables mainly represent loan receivables,
piutang pinjaman, tagihan kepada penerbit bill to electronic payment and credit card issuer and
pembayaran elektronik dan kartu kredit dan joint promotion.
kerjasama promosi.
31 Desember 2025/ 31 Desember 2024/
December 31, 2025 December 31, 2024
Pihak ketiga Third parties
PT Kharisma Inti Abadi (KIA) 140.227.682 180.227.682 PT Kharisma Inti Abadi (KIA)
PT Bakrie Dharma Indonesia (BDI) 70.000.000 70.000.000 PT Bakrie Dharma Indonesia (BDI)
PT Brantwood International 30.000.000 30.000.000 PT Brantwood International
PT Kencana Konsultan Indonesia (KKI) - 87.558.139 PT Kencana Konsultan Indonesia (KKI)
Lain-lain (masing-masing Others (each below
di bawah Rp10.000.000) 40.545.269 43.156.975 Rp10,000,000)
Subtotal 280.772.951 410.942.796 Subtotal
Pihak berelasi (Catatan 29a) 39.184.450 33.338.361 Related parties (Note 29a)
Total 319.957.401 444.281.157 Total
Penyisihan kerugian kredit ekspektasian (182.329.355) (265.886.115) Allowance for expected credit losses
Neto 137.628.046 178.395.042 Net
Piutang dari KIA merupakan pinjaman terkait Receivable from KIA is a loan related to project for
dengan proyek pengembangan atlet pembalap the development of Indonesian racing athletes. This
Indonesia. Proyek ini juga menunjang kegiatan project also supports marketing activities including
pemasaran termasuk pengembangan brand the development of the Company's brand awareness
awareness dan brand equity Perusahaan. Piutang and brand equity. The loan receivable was due in
pinjaman ini jatuh tempo pada bulan Agustus August 2024 and in January 2025, KIA prepared a
2024 dan pada Januari 2025, KIA telah menyusun repayment plan for its loan through installment
rencana pembayaran dalam bentuk angsuran payments, to be made gradually over the period from
yang akan dilakukan secara bertahap selama 2025 to 2027, which was approved by the Company.
tahun 2025 hingga 2027 dan disetujui oleh In April 2025, the Company received installment
Perusahaan. Pada April 2025, Perusahaan telah amounting to Rp40,000,000.
menerima angsuran sebesar Rp40.000.000.
Piutang pinjaman dari BDI tanpa bunga dan Loan receivable from BDI is non-interest bearing and
digunakan untuk mendanai proyek properti yang is used to fund a property project planned by BDI. The
direncanakan BDI. Proyek properti tersebut tidak property project was not realized up to
terlaksana sampai dengan 31 Desember 2019 December 31, 2019 and the agreement was
dan perjanjian batal. Piutang pinjaman tersebut cancelled. The loan receivable was due in February
jatuh tempo pada Februari 2020 dan dijamin 2020 and secured by certain shares.
dengan saham tertentu.
Piutang dari KKI merupakan pinjaman terkait Receivable from KKI is a loan related to the fund
dengan proyek pengelolaan dana pemasaran management project for marketing activities in motor
dalam kegiatan olahraga balap motor di Indonesia, racing in Indonesia, with the purpose of optimizing the
dengan tujuan mengoptimalkan jangkauan effectiveness of the digital campaign to enhance the
efektivitas kampanye digital guna meningkatkan Company's brand awareness. The loan receivable
brand awareness Perusahaan. Piutang pinjaman will be due in January 2028.
tersebut akan jatuh tempo pada bulan Januari
2028.
52

