Page 360 - Laporan Tahunan KFC 2025_low22.56
P. 360
The original financial statements included herein are in the Indonesian
language.
PT FAST FOOD INDONESIA TBK PT FAST FOOD INDONESIA TBK
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO CONSOLIDATED THE FINANCIAL
KONSOLIDASIAN STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan untuk As of December 31, 2025 and
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut for the Year Then Ended
(Disajikan dalam ribuan Rupiah, (Expressed in thousands of Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. IKHTISAR INFORMASI KEBIJAKAN 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
AKUNTANSI MATERIAL (lanjutan) POLICIES INFORMATION (continued)
h. Instrumen keuangan h. Financial instruments
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak A financial instrument is any contract that gives
yang memberikan aset keuangan bagi satu rise to a financial asset of one entity and
entitas dan liabilitas keuangan atau ekuitas a financial liability or equity instrument of another
bagi entitas lain. entity.
Aset keuangan Financial assets
Pengakuan dan pengukuran awal Initial recognition and measurement
Pada pengakuan awal, Grup mengukur aset At initial recognition, the Group measures
keuangan pada nilai wajarnya ditambah biaya a financial asset at its fair value plus transaction
transaksi, dalam hal aset keuangan tidak costs, in the case of a financial asset not at fair
diukur pada nilai wajar melalui laba rugi value through profit or loss (FVTPL). Other
(NWLR). Piutang lain-lain yang tidak receivables that do not contain a significant
mengandung komponen pembiayaan yang financing component, for which the Group has
signifikan, dimana Grup telah menerapkan applied the practical expedient are measured at
cara praktis, yaitu diukur pada harga the transaction price determined under
transaksi yang ditentukan sesuai PSAK 115, PSAK 115, as disclosed in Note 2r.
seperti diungkapkan pada Catatan 2r.
Agar aset keuangan diklasifikasikan dan In order for a financial asset to be classified and
diukur pada biaya perolehan diamortisasi measured at amortized cost or fair value through
atau nilai wajar melalui penghasilan other comprehensive income (“FVOCI”), it needs
komprehensif lain (“NWPKL”), aset keuangan to give rise to cash flows that are ‘solely
harus menghasilkan arus kas yang semata payments of principal and interest (“SPPI”)’ on
dari pembayaran pokok dan bunga (“SPPB”) the principal amount outstanding. This
dari jumlah pokok terutang. Penilaian ini assessment is referred to as the SPPI test and is
disebut sebagai uji SPPB dan dilakukan pada performed at an instrument level.
tingkat instrumen.
Model bisnis Grup untuk mengelola aset The Group’s business model for managing
keuangan mengacu pada bagaimana mereka financial assets refers to how it manages its
mengelola aset keuangannya untuk financial assets in order to generate cash flows.
menghasilkan arus kas. Model bisnis The business model determines whether cash
menentukan apakah arus kas akan dihasilkan flows will result from collecting contractual cash
dari penerimaan arus kas kontraktual, flows, selling the financial assets, or both.
penjualan aset keuangan, atau keduanya.
Pengukuran selanjutnya Subsequent measurement
Untuk tujuan pengukuran selanjutnya, aset For purposes of subsequent measurement,
keuangan diklasifikasikan dalam empat financial assets are classified in four categories:
kategori:
Aset keuangan pada biaya perolehan Financial assets at amortized cost (debt
diamortisasi (instrumen utang) instruments)
Aset keuangan pada NWPKL dengan Financial assets at FVOCI with recycling of
reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian cumulative gains and losses (debt
kumulatif (instrumen utang), instruments),
Aset keuangan pada NWPKL tanpa Financial assets designated at FVOCI with
reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian no recycling of cumulative gains and losses
kumulatif atas pelepasan (instrumen upon derecognition (equity instruments),
ekuitas), dan and
NWLR. FVTPL.
19

